Lanskap pemasaran konten telah berkembang selama bertahun-tahun. Posting blog biasa dengan teks dan gambar telah menjadi masa lalu, dan konten video bermunculan di seluruh web.
Kemungkinannya adalah ketika Anda Google sesuatu atau membuka Instagram Anda, Anda pasti akan melihat setidaknya satu video di hasil pencarian atau di media sosial.
Sebagai alat pemasaran, video online 600% lebih efektif daripada gabungan surat cetak dan surat langsung, menurut Diode Digital. Ini karena pemasaran video jauh lebih fleksibel dan dapat dibagikan, yang menjadikannya media yang ideal untuk menjangkau audiens.
Apa alasan lain yang menjadikan video alat yang sempurna untuk pemasaran konten? Pelajari lebih lanjut saat kita membahas lima alasan yang menjadikan video sebagai alat penting untuk pemasaran konten:
1. Kami adalah pembelajar visual
Video membutuhkan lebih sedikit usaha untuk diproses dibandingkan dengan membaca teks. Saat mempelajari topik baru, ada kemungkinan kuat bahwa banyak orang lebih memilih belajar melalui video daripada melalui buku teks.
Ini karena kita semua adalah pembelajar visual dan kita berkembang saat kita belajar dengan alat bantu visual. Video sangat bagus untuk pembelajaran karena ketika informasi disajikan dalam bentuk visual dan audio, akan lebih mudah untuk diproses.
Menurut peneliti psikologi Liraz Margalit dari Psychology Today, otak kita memproses video 60.000 kali lebih cepat daripada teks.
2. Video meningkatkan konversi dan penjualan

Video yang tampak lebih jelas meningkatkan konversi rata-rata sebesar 20%, dan saat disematkan di paruh atas beranda, kinerjanya sangat baik.
Konsumen akan membeli setelah menonton video, menurut Tubular Insights. Ini karena orang cenderung membeli atau berlangganan sesuatu setelah mengetahui produk dan sudutnya.
Orang-orang tahu tentang produk dengan menonton video tentangnya atau bahkan ulasan. Demo produk juga merupakan cara yang bagus untuk meningkatkan penjualan dan tingkat konversi dengan memberikan demonstrasi kepada audiens Anda tentang cara menggunakan produk.
3. Video sangat bagus untuk SEO
Karena formatnya yang menarik dan seringkali pendek, video sangat bagus untuk dibagikan di platform media sosial. Faktanya, menurut statistik, setelah melihat video bermerek yang mereka anggap menyenangkan, 83% konsumen mengatakan mereka akan mempertimbangkan untuk membagikan video tersebut.
Selain itu, memiliki video penjelasan dapat membantu Anda meningkatkan SEO Anda. Memiliki video di halaman arahan Anda akan mempertahankan pengunjung dan mencegah mereka meninggalkan halaman, membantu Anda dengan SEO Anda.
Tahukah Anda bahwa Google menyukai video? Karena mereka adalah mesin pencari terbesar, tetap di atas hasil pencarian mereka dapat membantu Anda. Ini 53 kali lebih mungkin untuk muncul pertama kali di Google jika Anda memiliki video yang disematkan di situs web Anda.
4. Pengguna perangkat seluler menyukai video

Sebagian besar video ditonton di perangkat seluler, sekitar 90% di antaranya. Sejak 2013, penayangan video seluler telah tumbuh lebih dari 233% dan YouTube melaporkan bahwa konsumsi video seluler meningkat 100% setiap tahun.
Semakin banyak pengguna seluler berarti bahwa merek perlu menyadari pengalaman pribadi yang dimiliki orang-orang di ponsel mereka. Ini berarti bahwa audiens mereka di perangkat seluler terus bertambah, menjadikannya pasar yang sempurna.
5. Videonya ringkas
Video sangat baik dalam menyampaikan informasi yang luas dan rumit secara ringkas dan tepat waktu. Oleh karena itu, masyarakat tidak akan bosan karena hanya berlangsung beberapa menit.
Video menghemat banyak waktu orang, menjadikannya favorit bagi banyak orang. Menurut penelitian, 51% generasi Milenial akan menonton video dengan konten yang sama.
Kenyataannya adalah tidak ada yang begitu lama membaca artikel 20 menit. Oleh karena itu, video sangat cocok untuk pemasaran konten karena ringkas dan mudah diproses, sehingga informasinya mudah diterima oleh publik.
Tentang Penulis: Andre Oentoro adalah pendiri Breadnbeyond, perusahaan video penjelajah pemenang penghargaan. Ini membantu bisnis meningkatkan rasio konversi, menutup lebih banyak penjualan, dan mendapatkan ROI positif dari video panduan (dalam urutan itu).
