Dengan meningkatnya tren teknologi, banyak orang percaya bahwa kebutuhan untuk mencetak majalah telah berkurang. Namun, itu jauh dari kebenaran! Ada banyak orang yang masih menikmati membaca majalah. Ada sesuatu tentang edisi cetak yang tidak bisa ditawarkan majalah online. Perusahaan mapan dan masa depan memerlukan majalah untuk menampilkan produk atau layanan mereka. Bersamaan dengan ini, majalah juga merupakan cara yang bagus untuk menjangkau pelanggan baru dan potensial. Plus, dengan masalah majalah tunggal, Anda dapat menjangkau berbagai pelanggan sekaligus. Singkatnya, menerbitkan majalah cetak adalah cara pasti untuk meningkatkan penjualan untuk bisnis Anda.
Cara Anda mendesain majalah Anda memainkan peran yang sangat penting. Jika Anda ingin majalah Anda menonjol, maka tata letaknya harus sempurna. Ingin tahu bagaimana Anda dapat merancang majalah berdampak tinggi yang sempurna? Dari memaku sampul untuk menggunakan font cerdas, tips desain majalah ini akan memastikan Anda membuat majalah yang benar-benar menakjubkan.
7 tips untuk mendesain majalah untuk mempromosikan bisnis kecil Anda
1. Paku penutupnya
Sampul adalah hal pertama yang akan dilihat orang. Tidak ada gunanya memiliki konten yang luar biasa ketika orang bahkan tidak akan membukanya. Inilah sebabnya mengapa sangat penting untuk memiliki penutup yang secara otomatis menarik perhatian. Dalam istilah yang lebih sederhana, sampulnya bertindak sebagai undangan untuk pembaca. Merancang sampul majalah untuk menarik pembaca tidak harus berarti itu harus keras atau mencolok. Penutup yang sederhana dan minimalis dapat memiliki dampak yang sama.
Berikut adalah beberapa hal yang perlu diingat ketika merancang sampul majalah:
- Termasuk judul yang menarik.
- Gunakan teks yang kuat yang memberikan informasi tentang cerita atau artikel tertentu di majalah Anda.
- Ini menampilkan serangkaian subtitle yang lebih kecil yang memberikan ikhtisar cerita utama di majalah Anda.
Menggunakan pos dan subpos yang dikoleksi bersama dengan foto yang sesuai dan jumlah ruang putih yang benar adalah cara termudah untuk membuat sampul yang berkelas.
2. Tambahkan muncul warna
Menambahkan warna ke majalah Anda adalah cara yang pasti untuk memastikan bahwa majalah Anda terlihat menarik. Namun, jika Anda menambahkan terlalu banyak, hasilnya bisa terlihat mengerikan. Anda harus memahami cara menggunakan warna dengan bijak dan menyeimbangkannya di majalah Anda. Kadang-kadang bahkan satu sentuhan warna dapat membuat halaman terlihat menarik. Bayangkan sebuah halaman dengan tema hitam dan putih dan satu percikan warna. Ini sederhana tetapi terlihat sangat menarik. Secara umum, penting untuk diingat bahwa sementara warna menghidupkan majalah Anda, penting untuk tidak berlebihan. Luangkan waktu Anda untuk memahami warna mana yang paling cocok dan aplikasikan dengan cara yang halus namun menarik.
3. Halaman konten yang sempurna
Selain desain sampul, hal selanjutnya yang diperhatikan pembaca adalah halaman konten. Konten Anda memiliki kekuatan untuk membuat atau menghancurkan majalah Anda, jadi pastikan itu fungsional dan mudah dilihat. Pembaca harus dapat memahami dan artikel atau bagian dalam artikel dengan mudah. Misalnya, jika Anda memiliki banyak konten untuk ditampilkan, jangan simpan semuanya di satu halaman; sebarkan dan pilih dua halaman saja. Mencoba mengisi sejumlah besar konten pada satu halaman akan membuat majalah Anda terlalu sulit dibaca. Selain itu, tata letak konten majalah yang baik tidak lengkap tanpa gambar yang menarik dan tipografi yang sangat baik.
Majalah umumnya mengikuti format grid standar. Namun, itu tidak berarti Anda harus menghentikan aliran kreativitas Anda. Penempatan konten untuk majalah benar-benar berbeda dari buku. Pastikan halaman konten terstruktur dengan baik dan dirancang dengan baik.
4. Jadilah cerdas dengan font
Selain gambar dan tipografi yang menarik, kontennya berputar terutama di sekitar teks. Jenis font yang Anda pilih akan memainkan peran besar dalam bagaimana desain majalah Anda ternyata. Saat memilih font, judul dan isi konten dapat memiliki dua font berbeda. Anda selalu dapat menggunakan font utama yang mewah yang akan segera menarik perhatian pembaca. Demikian pula, untuk tubuh konten Anda, Anda dapat memilih font yang sederhana namun modern. Pastikan font yang Anda pilih untuk judul dan isi mudah dibaca.
5. Gunakan infografis
Infografis memiliki kekuatan untuk segera menarik perhatian pembaca. Infografis jauh lebih nyaman dan menyenangkan untuk dibaca. Alih-alih paragraf panjang, Anda dapat menggabungkan gambar dan teks untuk memberikan pukulan tambahan pada majalah Anda. Infografis umumnya digunakan untuk memecah teks yang intens dan kompleks dan menyajikannya dengan cara yang paling dimengerti dengan bantuan gambar. Juga, infografis jauh lebih interaktif dibandingkan dengan artikel dengan banyak teks. Selain konten, Anda dapat menggunakan berbagai gaya untuk infografis Anda.
6. Konsisten
Setelah Anda memutuskan font, tata letak, dan desain, tetap menggunakannya. Jika Anda mencoba mengubah tata letak atau desain setiap halaman baru, majalah Anda kehilangan identitasnya. Memadukan terlalu banyak elemen dan gaya akan membuat majalah Anda lebih menarik. Pastikan Anda bekerja di sekitar gaya font, jenis huruf, dan warna yang Anda pilih.
7. Temukan perusahaan percetakan yang andal
Akhirnya, temukan perusahaan percetakan yang andal. Ini mungkin salah satu aspek terpenting dari desain majalah yang akan berdampak besar. Tanpa perusahaan percetakan yang dapat dipercaya, majalah Anda mungkin tidak akan berubah seperti yang Anda bayangkan. Perusahaan percetakan yang tepat akan memungkinkan Anda untuk membuat cetakan majalah khusus dengan biaya yang masuk akal. Plus, selain menghemat waktu dan uang, perusahaan percetakan yang baik juga memastikan bahwa Anda menerima pengiriman tepat waktu.
7 tips desain majalah ini akan membantu Anda membuat majalah terbaik untuk bisnis kecil Anda. Dengan menyoroti produk atau layanan Anda dan menunjukkan keahlian Anda, Anda berada di jalan menuju lebih banyak pelanggan, pelanggan, dan penjualan.
Tentang jam: Adam Smith adalah Chief Marketing Officer Mixam dan suka memotivasi wirausahawan dan pemilik startup. Dia menulis untuk majalah dan blog tentang topik yang berkaitan dengan kepemimpinan dan kesuksesan. Saat tidak sedang bekerja, berlibur, atau menonton serial di Netflix.
