Ancaman terbesar bagi pilot komersial adalah burung yang terbang di pesawat mereka. Dari pendaratan di tengah sungai hingga kembali ke bandara, serangan burung tidak hanya menimbulkan ancaman potensial bagi kehidupan manusia, tetapi juga merugikan perusahaan komersial yang menyediakan layanan perjalanan udara jutaan dolar.
Serangan burung yang fatal telah menewaskan hampir 255 orang selama periode 25 tahun. Ada juga banyak burung migran yang hilang dalam kecelakaan pesawat. Penduduk, serta burung yang bermigrasi, menyukai lahan basah dan rumput terbuka yang mengelilingi sebagian besar bandara.
Sumber Gambar: YouTubeSebagian besar kejadian serangan burung dilaporkan selama lepas landas atau pendaratan pesawat. Karena itu, otoritas bandara melakukan segala kemungkinan untuk menjaga pangkalan udara bebas dari burung. Namun, metode konvensional menjaga burung dari lapangan terbang dengan meracuni, menembak, pindah setelah ditangkap, dll. Mereka tidak ramah lingkungan, dan banyak nyawa burung dilaporkan setiap tahun. Di sisi lain, semua teknik ini tetap tidak efektif dalam skala besar.
Sumber Gambar: StandarSebuah tim peneliti dari University of Exeter di Institute for Comprehensive Bird Behavior Studies di College of William and Mary, yang dipimpin oleh Profesor John Swaddle, telah mempresentasikan teknik baru yang inovatif untuk mencegah burung terbang ke wilayah-wilayah bidang penerbangan menggunakan apa yang ia sebut “Sonic Network”.
Sonic net, seperti namanya, menciptakan jaringan atau jaringan kebisingan di suatu daerah, sehingga memutus komunikasi antar burung. Burung tidak terlalu menyukai gangguan dalam komunikasi mereka dan karenanya menjauh dari daerah tersebut.

Jaringan sonik dibuat dengan memancarkan noise terus menerus di wilayah tertentu.
“Dengan menyentuh suara di bidang yang sama [as their communication]Kami menutupi suara-suara itu, membuat daerah itu jauh lebih berisiko bagi burung untuk diduduki. Burung tidak suka dan meninggalkan daerah di sekitar lapangan terbang, di mana ada potensi kerusakan luar biasa dan hilangnya nyawa. “
Solusinya bukan hanya cara belas kasih untuk membersihkan lapangan terbang teman-teman unggas kita, tetapi juga yang efektif. Studi ini telah mengungkapkan penurunan besar populasi burung di daerah yang dikelilingi oleh sonic net. Teknologi ini akan segera diterapkan di beberapa bandara komersial.
Sumber Gambar: Tren DigitalProfesor itu berpendapat bahwa tingkat suara yang digunakan untuk pembuatan jaringan sonik tidak terlalu tinggi.
Penelitian ini telah diterbitkan dalam jurnal Ecological Applications dengan judul: “Jaring sonik mengecualikan burung dari lapangan terbang: implikasi untuk mengurangi dampak burung dan kehilangan panen.”
Apakah Anda pikir teknologi baru ini akan berhasil? Beri tahu kami di bagian komentar.
