Cara Membuat Website Atau Blog Pada Tahun 2020 - Panduan Gratis Dan Mudah Untuk Membangun Website

Implan cetak 3D adalah solusi baru untuk gangguan pendengaran

Dengan kemajuan dalam pencetakan 3D, jumlah aplikasinya meningkat dalam banyak lipatan. Jeffrey D. Hirsch memimpin tim di University of Maryland yang mempelajari pencetakan 3D untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan gangguan pendengaran. Untuk lebih memahami cara kerja teknologi ini, kita harus menganalisis konsep dasar fungsi telinga.

Ada tiga tulang kecil yang dikenal sebagai ossicles, yang dihubungkan bersama di dalam telinga tengah. Tulang-tulang ini mengirimkan getaran dari gendang telinga ke koklea. Jika salah satu dari tiga tulang rusak, itu dapat menyebabkan kondisi yang disebut gangguan pendengaran konduktif ossicular.

(Sumber: Pressks)

Kondisi ini saat ini sedang dirawat dengan mengganti tulang-tulang yang rusak dengan prostesis baja dan keramik dengan operasi. Operasi memiliki tingkat kegagalan yang tinggi karena masing-masing bagian dibuat untuk masing-masing pasien di ruang operasi. Ini disebabkan oleh fakta bahwa prostesis tidak benar-benar cocok dengan tulang yang mereka ganti.

(Sumber: Atlas Baru)

Hirsch dan timnya melakukan percobaan di laboratorium di mana para peneliti mengekstraksi tulang tengah rantai ossicular dari tiga mayat manusia. Gambar tulang-tulang ini diambil menggunakan pemindai tomografi komputer (CT). Pemindaian ini digunakan untuk membuat reproduksi resin tulang melalui printer 3D.

Empat ahli bedah diminta untuk melihat prostesis ini dan menempelkannya ke rantai tulang pendengaran tempat mereka berasal. Para ahli bedah tidak memiliki pengetahuan sebelumnya tentang apa tulang yang berasal dari masing-masing mayat, tetapi mampu mencocokkannya dengan sukses.

(Sumber: Atlas Baru)

Para ilmuwan sekarang berencana untuk melangkah lebih jauh dengan mencetak implan dari bahan biokompatibel. Mereka bahkan menjajaki kemungkinan membuatnya dari bahan reticular, di mana sel-sel induk dapat tumbuh. Ini berarti prostesis pada akhirnya akan digantikan oleh tulang. “Studi ini menyoroti kekuatan utama dari pencetakan 3D: kemampuan untuk mereproduksi secara sangat akurat hubungan anatomi di ruang angkasa pada level sub-milimeter,” kata Hirsch. “Dengan model-model ini, ini hampir pas.”

Dengan perkembangan terbaru ini, mungkin perlu waktu lama sebelum prostesis cetak 3D ini menjadi praktik umum untuk menyembuhkan gangguan pendengaran konduktif.

Table of Contents