Cara Membuat Website Atau Blog Pada Tahun 2020 - Panduan Gratis Dan Mudah Untuk Membangun Website

Jaringan NASA baru akan membawa Internet ke seluruh tata surya

Jaringan data yang baru diinstal di atas Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) akan membawa koneksi Internet yang lebih andal. Namun, aspek paling mengejutkan dari sistem komunikasi NASA terbaru ini adalah bahwa ia memiliki potensi untuk menutupi seluruh tata surya.

Jaringan NASA baru akan membawa Internet ke seluruh tata surya_Gambar 3Sumber Gambar: NASA

Sistem ini dinamai DTN, yaitu jaringan toleran keterlambatan / pemadaman. Model komunikasi memungkinkan bit informasi parsial untuk disimpan dalam node. Penyimpanan data memungkinkan pengiriman informasi yang lebih cepat di sepanjang jalur transmisi, selain memastikan komunikasi yang andal.

Jaringan NASA baru akan membawa Internet ke seluruh tata surya_Gambar 1Sumber Gambar: NASA

DTN telah terhubung ke Telescience Resource Kit onboard, ISS. Sistem ini telah dikembangkan dengan susah payah selama lebih dari satu dekade sebagai bagian dari program Advanced Exploration Systems (AES) agensi. Tujuan AES adalah mengembangkan teknologi yang dapat membantu misi eksplorasi ruang angkasa di masa depan.

Protokol internet konvensional yang digunakan oleh aeronaut memerlukan ketersediaan setiap node dalam jaringan untuk transmisi data. Untuk komunikasi ISS ke stasiun bumi NASA, node perantara adalah satelit yang ketersediaannya tidak selalu dapat dijamin.

Jaringan NASA baru akan membawa Internet ke seluruh tata surya_Gambar 0Sumber Gambar: NASA

DTN memungkinkan penyimpanan dan pengiriman informasi dalam paket parsial ketika node tersedia. Oleh karena itu, protokol baru dapat secara signifikan mengurangi latensi, meningkatkan pemanfaatan bandwidth, dan meningkatkan ketersediaan data.

Protokol “store and forward” otomatis dapat digunakan sebagai sumber komunikasi yang andal untuk misi yang terlibat dalam eksplorasi ruang angkasa yang dalam. Hal yang sama dapat berfungsi sebagai alat komunikasi bagi mereka yang terlibat dalam misi NASA ke Mars.

Setelah diterima, paket informasi parsial dapat direkonstruksi untuk mendekripsi seluruh pesan. NASA menjelaskan bahwa data yang dikirimkan sebagian dapat disusun kembali:

“[at] Stasiun Bumi di Bumi, pesawat ruang angkasa robot di angkasa luar, atau, suatu hari, manusia hidup di planet lain. “

Ketersediaan DTN di orbit juga akan memastikan komunikasi yang lebih andal di Bumi, di mana ia bisa menjadi sangat kritis, terutama di daerah yang terkena dampak bencana alam. Video ini menjelaskan ide dasar teknologi DTN:

Vinton G. Cerf, seorang ilmuwan tamu terhormat di Jet Propulsion Laboratory NASA di California, bekerja sama dengan NASA untuk mengembangkan DTN. Cerf menjelaskan manfaat dari teknologi ini:

“Pengalaman kami dengan DTN di stasiun ruang angkasa mengarah ke aplikasi darat tambahan, terutama untuk komunikasi seluler di mana koneksi bisa tidak menentu dan terputus-putus. Dalam beberapa kasus, daya baterai akan menjadi masalah dan perangkat harus menunda komunikasi sampai daya baterai memadai. Gagasan ini relevan dengan ‘Internet of things’ yang muncul. “

Teknologi ini merupakan lompatan besar ke masa depan ruang internet.

Table of Contents