Cara Membuat Website Atau Blog Pada Tahun 2020 - Panduan Gratis Dan Mudah Untuk Membangun Website

NASA Memperkenalkan Pesawat Ruang Angkasa Dream Chaser Reusable

Penelitian dan teknologi luar angkasa banyak dikritik karena biayanya yang selangit. Ketika dunia bergerak ke arah teknologi luar angkasa yang dapat digunakan kembali, NASA baru saja mengungkapkan “Dream Chaser,” wahana antariksa baru yang dapat digunakan kembali.

Dream Chaser adalah pembaruan untuk generasi sebelumnya dari pesawat spasial yang dapat digunakan kembali. Wahana antariksa saat ini dalam tahap uji coba, dan NASA berharap untuk mengirimkan kargo ke Stasiun Luar Angkasa Internasional setelah wahana antariksa selesai. Para peneliti mengharapkan pengiriman pertama terjadi dalam beberapa tahun.

Render artis tentang Dream Catcher.
Gambar: NASA

Kapal telah dirancang dengan estetika yang luar biasa, dan maket artis membuatnya tampak seperti hibrida mainan tiup dan Concord. Perusahaan di belakang Dream Catcher adalah Sierra Nevada, salah satu dari tiga perusahaan yang memperoleh hak untuk mengangkut kargo dari darat ke ISS antara tahun 2019 dan 2024. Desain modern memungkinkan kapal berlabuh dengan ISS untuk dengan cepat memberikan akses ke penumpang dan kargo.

Pesawat ruang angkasa datang dalam model berawak dan tidak berawak. Kapal berawak dapat membawa hingga tujuh anggota awak, sementara kapal tak berawak memiliki kapasitas angkut 5.500 kilogram. Keduanya melampaui persyaratan yang ditentukan oleh NASA dalam dokumen asli.

Pesawat ruang angkasa Dream Chaser digambarkan di gurun California saat menuju Pangkalan Angkatan Udara Edwards.
Gambar: NASA Photo / Ken Ulbrich

Pesawat antariksa hanya panjang 9 meter, dan seperempat ukuran model yang diganti. Persyaratan NASA mengatakan pesawat ruang angkasa harus “sering terbang, bepergian dengan aman, mendarat di (sebagian besar) landasan pacu dan beroperasi secara ekonomis.” Dream Chaser belum menjalani serangkaian tes untuk memastikan sifat aerodinamisnya yang dapat membantu menyempurnakan perangkat lunak penerbangannya dan memantau kinerja sistem. Tes sedang dilakukan oleh Pusat Penelitian Armstrong NASA untuk menyelesaikan persyaratan kontrak yang meminta SNC memulai pengiriman kargo pada 2019 dan terbang untuk minimum enam misi hingga akhir kontrak pada 2024.

Dua perusahaan lain yang memiliki kontrak kargo ISS adalah SpaceX dan Orbital ATK. Falcon 9 dari Space X telah menunjukkan kemampuan penggunaannya kembali, dan lebih banyak kapal di masa depan akan membawa eksperimen, kru, dan barang-barang lainnya dari sana.

NASA tidak pernah mengecewakan kita!

Table of Contents