{"id":21124,"date":"2020-06-02T01:43:19","date_gmt":"2020-06-02T01:43:19","guid":{"rendered":"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/cara-mengarahkan-pengguna-ke-posting-acak-di-wordpress\/"},"modified":"2020-06-02T01:43:19","modified_gmt":"2020-06-02T01:43:19","slug":"cara-mengarahkan-pengguna-ke-posting-acak-di-wordpress","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/cara-mengarahkan-pengguna-ke-posting-acak-di-wordpress\/","title":{"rendered":"Cara mengarahkan pengguna ke posting acak di WordPress"},"content":{"rendered":"<p>Apakah Anda ingin mengarahkan pengguna ke posting acak? Sebuah posting acak memungkinkan pengguna untuk menjelajahi artikel-artikel lama dan membaca tulisan tersembunyi di arsip blog mereka. Pada artikel ini, kami akan menunjukkan kepada Anda bagaimana dengan mudah mengarahkan pengguna ke posting acak di WordPress.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Cara mengarahkan pengguna ke posting acak di WordPress\" src=\"https:\/\/blogging-techies.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/redirecttorandom.png\" alt=\"Cara mengarahkan pengguna ke posting acak di WordPress\" width=\"550\" height=\"340\" class=\"alignnone size-full wp-image-53682\"><\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengapa_Anda_harus_mengarahkan_pengguna_ke_posting_acak\"><\/span>Mengapa Anda harus mengarahkan pengguna ke posting acak?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Secara default, posting WordPress muncul dalam urutan kronologis terbalik (dari terbaru ke terlama), sehingga pengguna Anda akan membaca posting terbaru terlebih dahulu. Jika Anda menulis secara teratur di blog Anda, pengguna Anda mungkin tidak dapat menemukan artikel lama Anda.<\/p>\n<p>Salah satu cara untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menampilkan posting acak di sidebar blog Anda. Ini akan memungkinkan pengguna Anda menemukan konten baru sambil meningkatkan kunjungan ke halaman Anda. <\/p>\n<p>Anda juga dapat mengarahkan pengguna ke posting acak dari 404 halaman kesalahan, atau menambahkan tombol &#8220;Surprise Me&#8221; di halaman arsip khusus blog Anda yang membawa pengguna ke posting acak. <\/p>\n<p>Dengan itu, mari kita lihat bagaimana mengarahkan pengguna ke posting WordPress acak.<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Video_tutorial\"><\/span>Video tutorial<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Berlangganan WPBeginner<\/p>\n<p>Jika Anda tidak ingin menonton video tutorial, Anda dapat melanjutkan membaca versi teks di bawah ini:<\/p>\n<h4><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengarahkan_pengguna_ke_posting_WordPress_acak\"><\/span>Mengarahkan pengguna ke posting WordPress acak<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h4>\n<p>Hal pertama yang harus dilakukan adalah menginstal dan mengaktifkan URL Redirect to Post. Untuk detail lebih lanjut, lihat panduan langkah demi langkah tentang cara menginstal plugin WordPress.<\/p>\n<p>Setelah aktivasi, Anda akan melihat parameter permintaan URL untuk pengalihan pada halaman plugin WordPress. Plugin ini tidak memiliki halaman konfigurasi lain.<\/p>\n<p>Anda dapat menggunakan parameter kueri ini pada posting dan halaman Anda untuk mengarahkan pengguna ke posting acak, posting baru, dan artikel lama lainnya.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Redirect parameter URL\" src=\"https:\/\/blogging-techies.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/redirecturlparameters.jpg\" alt=\"Redirect parameter URL\" width=\"550\" height=\"364\" class=\"alignnone size-full wp-image-53633\"><\/p>\n<p>Untuk mengarahkan ulang pengguna ke posting acak, Anda perlu menyalin parameter kueri posting acak dari sini dan menambahkannya pada halaman kesalahan Anda dan halaman lain sebagai tautan.  <\/p>\n<p>Mengklik tautan akan mengarahkan pengguna ke pos acak yang berbeda.<\/p>\n<p>Anda juga dapat menambahkan tombol untuk pengalihan di blog Anda. Tambahkan saja kode pendek ini pada posting dan halaman WordPress Anda untuk menunjukkan tombol posting acak.<\/p>\n<p>[redirect_to_post_button]<\/p>\n<p>Ketika pengguna mengklik tombol ini, mereka akan diarahkan ke pos acak di situs web Anda.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Tombol posting acak\" src=\"https:\/\/blogging-techies.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/randompostbutton.jpg\" alt=\"Tombol posting acak\" width=\"550\" height=\"294\" class=\"alignnone size-full wp-image-53681\"><\/p>\n<p>Kami harap artikel ini membantu Anda mempelajari cara mengarahkan pengguna ke posting WordPress acak. Anda mungkin juga ingin melihat pilihan ahli kami dari plugin pencarian WordPress terbaik untuk meningkatkan pencarian situs Anda.<\/p>\n<p>Jika Anda menyukai artikel ini, berlangganan saluran YouTube kami untuk menonton video tutorial WordPress. Anda juga dapat menemukan kami di Twitter dan Facebook.<\/p>\n  <div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 ez-toc-wrap-center counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 eztoc-toggle-hide-by-default' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/cara-mengarahkan-pengguna-ke-posting-acak-di-wordpress\/#Mengapa_Anda_harus_mengarahkan_pengguna_ke_posting_acak\" >Mengapa Anda harus mengarahkan pengguna ke posting acak?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/cara-mengarahkan-pengguna-ke-posting-acak-di-wordpress\/#Video_tutorial\" >Video tutorial<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-4'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/cara-mengarahkan-pengguna-ke-posting-acak-di-wordpress\/#Mengarahkan_pengguna_ke_posting_WordPress_acak\" >Mengarahkan pengguna ke posting WordPress acak<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n ","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apakah Anda ingin mengarahkan pengguna ke posting acak? Sebuah posting acak memungkinkan pengguna untuk menjelajahi artikel-artikel lama dan membaca tulisan tersembunyi di arsip blog mereka. Pada artikel ini, kami akan menunjukkan kepada Anda bagaimana dengan mudah mengarahkan pengguna ke posting acak di WordPress. Mengapa Anda harus mengarahkan pengguna ke posting acak? Secara default, posting WordPress [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":21125,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21124"}],"collection":[{"href":"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21124"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21124\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21125"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21124"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21124"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21124"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}