{"id":44482,"date":"2020-07-20T21:05:04","date_gmt":"2020-07-20T21:05:04","guid":{"rendered":"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/uranium-yang-diekstraksi-dari-lautan-dapat-memberi-makan-kota-kota-bagi-ribuan\/"},"modified":"2020-07-20T21:05:04","modified_gmt":"2020-07-20T21:05:04","slug":"uranium-yang-diekstraksi-dari-lautan-dapat-memberi-makan-kota-kota-bagi-ribuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/uranium-yang-diekstraksi-dari-lautan-dapat-memberi-makan-kota-kota-bagi-ribuan\/","title":{"rendered":"Uranium yang diekstraksi dari lautan dapat memberi makan kota-kota bagi ribuan &#8230;"},"content":{"rendered":"<p>Sebuah laporan oleh Departemen Energi AS menyatakan bahwa lautan mengandung lebih dari empat miliar ton uranium, cukup untuk membuat kota kita cerah untuk:<\/p>\n<p>&#8220;10.000 tahun ke depan.&#8221;<\/p>\n<p>Namun, satu-satunya masalah adalah ekstraksi uranium ini dari lautan.  Ilmuwan Jepang mendekati ekstraksi uranium yang berhasil pada tahun 1990. Mereka mengembangkan bahan adsorben khusus untuk menahan molekul di permukaannya.<\/p>\n<p>Dalam upayanya untuk menemukan cara menambang uranium dari laut, DoE meminta para ilmuwan di seluruh Amerika Serikat untuk berkolaborasi dan menemukan solusi yang layak.<\/p>\n<figure id=\"attachment_86187\" aria-describedby=\"caption-attachment-86187\" style=\"width: 610px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" data-attachment-id=\"86187\" data-permalink=\"https:\/\/wonderfulengineering.com\/uranium-extracted-from-the-oceans-could-power-cities-for-thousands-of-years\/uranium-extracted-from-the-oceans-could-power-cities-for-thousands-of-years_image-0\/\" data-orig-file=\"https:\/\/wonderfulengineering.com\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/Uranium-Extracted-From-The-Oceans-Could-Power-Cities-For-Thousands-Of-Years_Image-0.jpg\" data-orig-size=\"1580,894\" data-comments-opened=\"1\" data-image-meta=\"{\" aperture=\"\" data-image-title=\"Uranium Extracted From The Oceans Could Power Cities For Thousands Of Years_Image 0\" data-image-description=\"\" data-medium-file=\"https:\/\/wonderfulengineering.com\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/Uranium-Extracted-From-The-Oceans-Could-Power-Cities-For-Thousands-Of-Years_Image-0-610x345.jpg\" data-large-file=\"https:\/\/wonderfulengineering.com\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/Uranium-Extracted-From-The-Oceans-Could-Power-Cities-For-Thousands-Of-Years_Image-0-1024x579.jpg\" data-lazy-type=\"image\" src=\"https:\/\/blogging-techies.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/El-uranio-extraido-de-los-oceanos-podria-alimentar-a-las.jpg\" alt=\"Uranium yang diekstraksi dari lautan dapat memberi makan kota selama ribuan tahun_Gambar 0\" width=\"610\" height=\"345\" class=\"lazy lazy-hidden wp-image-86187 size-medium\">Sumber Gambar: Inhabitat<\/figure>\n<p>Setelah lima tahun studi tanpa henti, para peneliti telah mengembangkan serat adsorben unik untuk menambang uranium.  Mereka pada dasarnya didasarkan pada gagasan para ilmuwan Jepang.  Bahan ini membuat penambangan uranium menguntungkan dengan mengurangi biaya yang timbul tiga hingga empat kali.<\/p>\n<p>Bahan adsorben menggunakan serat polietilena jalinan amidoxime yang dilapisi.  Amidoxime menarik uranium dioksida, menyebabkannya melekat pada serat.  Uranium dikumpulkan sebagai ion uranil melalui pengolahan asam.  Ion uranil membutuhkan pemrosesan tambahan sebelum digunakan sebagai bahan bakar di pembangkit listrik tenaga nuklir.<\/p>\n<figure id=\"attachment_86189\" aria-describedby=\"caption-attachment-86189\" style=\"width: 591px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" data-attachment-id=\"86189\" data-permalink=\"https:\/\/wonderfulengineering.com\/uranium-extracted-from-the-oceans-could-power-cities-for-thousands-of-years\/uranium-extracted-from-the-oceans-could-power-cities-for-thousands-of-years_image-2\/\" data-orig-file=\"https:\/\/wonderfulengineering.com\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/Uranium-Extracted-From-The-Oceans-Could-Power-Cities-For-Thousands-Of-Years_Image-2.jpg\" data-orig-size=\"591,395\" data-comments-opened=\"1\" data-image-meta=\"{\" aperture=\"\" data-image-title=\"Uranium Extracted From The Oceans Could Power Cities For Thousands Of Years_Image 2\" data-image-description=\"\" data-medium-file=\"https:\/\/wonderfulengineering.com\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/Uranium-Extracted-From-The-Oceans-Could-Power-Cities-For-Thousands-Of-Years_Image-2.jpg\" data-large-file=\"https:\/\/wonderfulengineering.com\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/Uranium-Extracted-From-The-Oceans-Could-Power-Cities-For-Thousands-Of-Years_Image-2.jpg\" data-lazy-type=\"image\" src=\"https:\/\/blogging-techies.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/1593358377_688_El-uranio-extraido-de-los-oceanos-podria-alimentar-a-las.jpg\" alt=\"Uranium yang diekstraksi dari lautan bisa memberi makan kota selama ribuan tahun_Gambar 2\" width=\"591\" height=\"395\" class=\"lazy lazy-hidden wp-image-86189 size-full\">Sumber gambar: Doug Lewis \/ Flickr<\/figure>\n<p>Studi ini telah dipublikasikan dalam jurnal Industrial &#038; Engineering Chemistry Research.<\/p>\n<p>Phillip Britt, Direktur Divisi Ilmu Kimia di Oak Ridge National Laboratory percaya:<\/p>\n<p>\u201cAgar energi nuklir tetap menjadi sumber energi berkelanjutan, sumber bahan bakar nuklir yang layak secara ekonomi dan aman harus tersedia.  Edisi khusus majalah ini menangkap keberhasilan dramatis yang telah dicapai oleh para peneliti di seluruh dunia dalam membuat lautan memenuhi janji besar mereka tentang masa depan energi yang aman. &#8220;<\/p>\n<p>Ekstraksi uranium dari laut harus dibuat lebih menguntungkan dan efisien untuk digunakan sebagai sumber bahan bakar alternatif.<\/p>\n   ","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebuah laporan oleh Departemen Energi AS menyatakan bahwa lautan mengandung lebih dari empat miliar ton uranium, cukup untuk membuat kota kita cerah untuk: &#8220;10.000 tahun ke depan.&#8221; Namun, satu-satunya masalah adalah ekstraksi uranium ini dari lautan. Ilmuwan Jepang mendekati ekstraksi uranium yang berhasil pada tahun 1990. Mereka mengembangkan bahan adsorben khusus untuk menahan molekul di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":44483,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44482"}],"collection":[{"href":"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=44482"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44482\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/44483"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=44482"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=44482"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=44482"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}