{"id":44935,"date":"2020-07-23T17:05:49","date_gmt":"2020-07-23T17:05:49","guid":{"rendered":"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/ini-adalah-bagaimana-tanaman-tumbuh-dalam-gayaberat-mikro-di-stasiun-ruang-angkasa-internasional\/"},"modified":"2020-07-23T17:05:49","modified_gmt":"2020-07-23T17:05:49","slug":"ini-adalah-bagaimana-tanaman-tumbuh-dalam-gayaberat-mikro-di-stasiun-ruang-angkasa-internasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/ini-adalah-bagaimana-tanaman-tumbuh-dalam-gayaberat-mikro-di-stasiun-ruang-angkasa-internasional\/","title":{"rendered":"Ini adalah bagaimana tanaman tumbuh dalam gayaberat mikro di stasiun ruang angkasa internasional"},"content":{"rendered":"<p>Pernahkah Anda berpikir tentang apakah tanaman dapat tumbuh di Stasiun Luar Angkasa Internasional dalam gayaberat mikro?  Atau apakah itu terdengar mustahil?  Jika bukan tidak mungkin, apa bedanya pertumbuhan tanaman ini dari para jenderal di Bumi?<\/p>\n<p>Di ISS, NASA sedang melakukan percobaan yang disebut Unit Produksi Validasi Lada yang menggunakan kamera mirip rumah kaca.  Rumah kaca Lada telah menanam tanaman eksperimental sejak tahun 2002. Penelitian ini didasarkan pada tanaman, protokol, prosedur, dan persyaratan untuk menanam tanaman di stasiun ruang angkasa.  Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan produksi makanan bersih dan sehat di stasiun untuk mengurangi jumlah makanan yang harus dibawa ke stasiun untuk dikonsumsi.<\/p>\n<figure id=\"attachment_111385\" aria-describedby=\"caption-attachment-111385\" style=\"width: 592px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" data-attachment-id=\"111385\" data-permalink=\"https:\/\/wonderfulengineering.com\/plants-grow-microgravity\/plants-in-microgravity-6\/\" data-orig-file=\"https:\/\/wonderfulengineering.com\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/plants-in-microgravity-6-e1485267155839.jpg\" data-orig-size=\"946,467\" data-comments-opened=\"1\" data-image-meta=\"{\" aperture=\"\" data-image-title=\"plants in microgravity (6)\" data-image-description=\"\" data-medium-file=\"https:\/\/wonderfulengineering.com\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/plants-in-microgravity-6-e1485267155839-610x301.jpg\" data-large-file=\"https:\/\/wonderfulengineering.com\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/plants-in-microgravity-6-1024x315.jpg\" class=\"lazy lazy-hidden wp-image-111385 \" data-lazy-type=\"image\" src=\"https:\/\/blogging-techies.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/Asi-es-como-las-plantas-crecen-en-microgravedad-en-la.jpg\" width=\"592\" height=\"292\">Unit produksi Lada Sumber: Inhabitat<\/figure>\n<p>Pertanyaannya adalah, bagaimana gayaberat mikro dari ISS mempengaruhi pertumbuhan tanaman?  Tumbuhan menggunakan gravitasi hanya untuk mengarahkan diri mereka sendiri sehingga pucuknya naik dan akarnya turun.  Jadi, tanpa adanya gravitasi, tanaman tidak akan tumbuh keluar dari tanah.  Seorang astronot melaporkan bahwa masalah ini dapat dipecahkan dengan cara merobek ujung permukaan ketika benih pertama kali tumbuh.  Akar hanya tumbuh jauh dari cahaya, dan sisa tanaman akan berorientasi untuk menerima cahaya maksimum.<\/p>\n<figure id=\"attachment_111378\" aria-describedby=\"caption-attachment-111378\" style=\"width: 572px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" data-attachment-id=\"111378\" data-permalink=\"https:\/\/wonderfulengineering.com\/plants-grow-microgravity\/plants-in-microgravity-2\/\" data-orig-file=\"https:\/\/wonderfulengineering.com\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/plants-in-microgravity-2.jpg\" data-orig-size=\"572,381\" data-comments-opened=\"1\" data-image-meta=\"{\" aperture=\"\" data-image-title=\"plants in microgravity (2)\" data-image-description=\"\" data-medium-file=\"https:\/\/wonderfulengineering.com\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/plants-in-microgravity-2.jpg\" data-large-file=\"https:\/\/wonderfulengineering.com\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/plants-in-microgravity-2.jpg\" class=\"lazy lazy-hidden size-full wp-image-111378\" data-lazy-type=\"image\" src=\"https:\/\/blogging-techies.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/1593336837_869_Asi-es-como-las-plantas-crecen-en-microgravedad-en-la.jpg\" alt=\"\" width=\"572\" height=\"381\">Sumber: Quora<\/figure>\n<p>Dengan cara ini, pertumbuhan adalah normal seperti di Bumi.  Satu-satunya perbedaan adalah bahwa tanaman akan sangat tegak karena tidak akan ada daun yang jatuh karena gravitasi.<\/p>\n<figure id=\"attachment_111377\" aria-describedby=\"caption-attachment-111377\" style=\"width: 610px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" data-attachment-id=\"111377\" data-permalink=\"https:\/\/wonderfulengineering.com\/plants-grow-microgravity\/plants-in-microgravity-1\/\" data-orig-file=\"https:\/\/wonderfulengineering.com\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/plants-in-microgravity-1.jpg\" data-orig-size=\"4288,2848\" data-comments-opened=\"1\" data-image-meta=\"{\" aperture=\"\" d2xs=\"\" data-image-title=\"plants in microgravity (1)\" data-image-description=\"\" data-medium-file=\"https:\/\/wonderfulengineering.com\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/plants-in-microgravity-1-610x405.jpg\" data-large-file=\"https:\/\/wonderfulengineering.com\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/plants-in-microgravity-1-1024x680.jpg\" class=\"lazy lazy-hidden size-medium wp-image-111377\" data-lazy-type=\"image\" src=\"https:\/\/blogging-techies.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/1593336837_653_Asi-es-como-las-plantas-crecen-en-microgravedad-en-la.jpg\" alt=\"\" width=\"610\" height=\"405\">Sumber: SpaceRef<\/figure>\n<p>Mizuna, sejenis selada Jepang, ditanam di ISS dan dibawa ke Bumi melalui pesawat ulang-alik Discovery.<\/p>\n<figure id=\"attachment_111382\" aria-describedby=\"caption-attachment-111382\" style=\"width: 610px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" data-attachment-id=\"111382\" data-permalink=\"https:\/\/wonderfulengineering.com\/plants-grow-microgravity\/plants-in-microgravity-5\/\" data-orig-file=\"https:\/\/wonderfulengineering.com\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/plants-in-microgravity-5.jpg\" data-orig-size=\"4288,2848\" data-comments-opened=\"1\" data-image-meta=\"{\" aperture=\"\" d2xs=\"\" data-image-title=\"plants in microgravity (5)\" data-image-description=\"\" data-medium-file=\"https:\/\/wonderfulengineering.com\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/plants-in-microgravity-5-610x405.jpg\" data-large-file=\"https:\/\/wonderfulengineering.com\/wp-content\/uploads\/2017\/01\/plants-in-microgravity-5-1024x680.jpg\" class=\"lazy lazy-hidden wp-image-111382 size-medium\" data-lazy-type=\"image\" src=\"https:\/\/blogging-techies.com\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/1593336837_710_Asi-es-como-las-plantas-crecen-en-microgravedad-en-la.jpg\" width=\"610\" height=\"405\">Selada Mizuna Sumber: NASA<\/figure>\n<p>Fakta ini memunculkan bentuk pohon yang dipertanyakan jika mereka tumbuh di stasiun ruang angkasa.  Pohon hanya dapat tumbuh setinggi kemampuan mereka untuk menarik nutrisi dan air ke atas, bekerja melawan gravitasi.  Setelah mencapai batas, pohon berhenti tumbuh.  Di stasiun ruang angkasa, tanpa pembatasan air, nutrisi dan ruang, secara teori, pohon bisa tumbuh sangat tinggi karena ketahanan terhadap gravitasi sangat kecil.<\/p>\n<p>Menurut Anda seberapa tinggi pohon dapat tumbuh pada musim yang sama?  Komentar dibawah!<\/p>\n   ","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernahkah Anda berpikir tentang apakah tanaman dapat tumbuh di Stasiun Luar Angkasa Internasional dalam gayaberat mikro? Atau apakah itu terdengar mustahil? Jika bukan tidak mungkin, apa bedanya pertumbuhan tanaman ini dari para jenderal di Bumi? Di ISS, NASA sedang melakukan percobaan yang disebut Unit Produksi Validasi Lada yang menggunakan kamera mirip rumah kaca. Rumah kaca [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":44936,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44935"}],"collection":[{"href":"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=44935"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44935\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/44936"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=44935"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=44935"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blogging-techies.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=44935"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}