
Dalam bisnis, ada banyak situasi yang akan membuat Anda mempertanyakan apakah Anda sedang di-bully. Namun ada perbedaan antara perilaku penindasan dan perilaku bisnis yang kuat dan tegas.
Anda bahkan mungkin bertanya-tanya apakah bos Anda sendiri adalah penguntit atau bukan.
Ini bisa jadi karena mereka sangat tumpul dan bisa membuat Anda merasa kedinginan. Namun, ada kemungkinan bahwa mereka sama sekali tidak menyadari kesan yang mereka buat, dan itu hanya kasus miskomunikasi.
Karena seperti yang telah kami katakan sebelumnya, wanita sering melakukan operasi menggunakan antena emosional mereka sebagai “putri duyung”, yang terkadang membuat mereka mengambil beberapa hal terlalu pribadi.
Untuk menghindari hal ini, kami telah menyusun file daftar kualitas, menyoroti perbedaan antara kepemimpinan dan penindasan.
Ini akan membantu Anda memahami bahwa terkadang itu bukan penindasan. Itu hanya bisnis.
Kepemimpinan:
Seseorang yang jelas dan terus terang tentang apa yang dia inginkan terkadang bisa tampil sebagai penguntit. Namun, penting untuk diingat untuk menjadi jelas dan to the point bukanlah hal yang buruk dan itu benar-benar membuat pekerjaan Anda lebih mudah.
Ini termasuk mengatakan hal-hal yang mungkin tidak ingin didengar oleh karyawan, seperti menunjukkan kesalahan mereka. Ini adalah contoh kepemimpinan dan bukan penindasan ketika mereka mendekati masalah dengan benar, tidak melecehkan Anda secara verbal, tetapi memberi tahu Anda bagaimana Anda dapat memperbaiki masalah.
Ini adalah garis yang sangat halus. Jika seseorang telah melakukan kesalahan dalam bisnis, maka atasan mereka perlu menegur mereka dengan cara tertentu untuk memastikan masalah tidak terulang kembali. Yang menjadikan ini contoh kepemimpinan adalah ketika teguran mencerminkan kesalahan yang dilakukan.
Intimidasi:
Jika Anda menemukan bahwa seseorang dalam posisi berkuasa tidak menghormati Anda, seperti melecehkan Anda secara verbal atau mempermalukan Anda, ini adalah tanda penindasan. Ini bukan bisnis.
- Membuat klaim palsu tentang seorang karyawan
Jika seseorang dalam posisi kepemimpinan membuat klaim palsu tentang seorang karyawan yang membahayakan posisinya, itu bukan tentang pekerjaan mereka tetapi tentang mereka sebagai pribadi. Klaim palsu kemungkinan besar akan dibuat terhadap seseorang karena majikan mereka tidak menyukainya dan jika itu pekerjaan mereka, itu karena mereka diancam oleh mereka. Situasi ini hampir selalu merupakan kasus bullying.
Jika Anda merasa bos menarik Anda dari situasi sosial di tempat kerja, itu bisa jadi kasus penindasan. Namun, Anda perlu memastikan bahwa mereka secara aktif berusaha untuk mengasingkan Anda dan tidak ada miskomunikasi di antara Anda berdua.
3 tips untuk pelecehan di tempat kerja:
- Mintalah nasihat
Jika perlu, mintalah nasihat dari Sumber daya manusia atau cabang lain dari perusahaan Anda, yang dapat membantu Anda memecahkan masalah. Mereka tidak hanya dapat membantu Anda mengambil langkah yang diperlukan, tetapi mereka juga dapat membantu Anda mengidentifikasi apakah situasinya benar-benar penindasan atau hanya perilaku bisnis yang tegas.
- Menyimpan catatan
Ini harus mencakup tempat, tanggal, waktu, dan orang-orang yang terlibat dalam situasi yang Anda rekam. Ini akan berguna jika Anda memutuskan untuk melangkah lebih jauh dan melaporkan masalah tersebut.
- Dekati si pengganggu
Jika Anda merasa percaya diri melakukannya, sebaiknya hubungi orang yang melecehkan Anda dan beri tahu mereka bahwa Anda tidak akan menoleransinya. Selain itu, ada kemungkinan mereka tidak tahu bagaimana perilaku mereka memengaruhi Anda, dan jika Anda menjelaskan masalahnya, masalah itu bisa diselesaikan dengan cepat.
