
Blogging adalah cara yang bagus untuk berbagi pengalaman dan mendapatkan perawatan online untuk bisnis kecil Anda. Itu benar jika Anda memiliki toko pakaian, agen perjalanan, atau perusahaan pengembang perangkat lunak. Di blog Anda, suara Anda harus berkuasa. Namun, melibatkan orang lain sebagai blogger tamu atau orang yang diwawancarai dapat meningkatkan konten Anda dan menambahkan lapisan utilitas baru untuk pembaca Anda.
Jika Anda belum pernah melakukan wawancara, itu tidak masalah. Minat Anda bersama dengan orang yang Anda wawancarai adalah titik awal yang sangat baik. Berikut adalah beberapa tips tambahan untuk memastikan obrolan yang berhasil yang akan membantu Anda memasukkan wawasan baru ke blog Anda.

Kenali audiens Anda
Sebelum memutuskan siapa yang akan diundang untuk wawancara, pastikan Anda memiliki pemahaman yang baik tentang apa yang ingin diketahui audiens Anda. Kemudian, ketika Anda bersiap untuk pembicaraan dan selama wawancara, ingatlah pembaca Anda untuk mengetahui apa yang harus ditanyakan. Misalnya, jika topik Anda adalah mode, cari tahu apakah pembaca Anda lebih tertarik pada tren, kepraktisan, atau biaya.
Anda bahkan dapat meminta komentar pembaca Anda. Buat posting blog yang menanyakan siapa di industri Anda yang ingin mereka ketahui atau topik apa yang ingin Anda jelajahi. Kemudian Anda dapat mencari ahli yang cocok dengan permintaan tersebut.
Batasi topik
Mengikuti contoh blogger fesyen, katakanlah komentar pembaca Anda mengatakan mereka ingin tahu cara membuat lemari pakaian kerja. Sekarang subjeknya lebih terbatas daripada "busana" atau bahkan "pakaian kerja" umum. Anda dapat mencari pakar tentang topik tertentu.
Ketika Anda telah memutuskan suatu topik, lakukan riset. Tentu saja, Anda ingin mendengar apa yang dikatakan pakar, dan begitu juga pembaca Anda. Tetapi cukup belajar untuk mengajukan pertanyaan yang cerdas. Cari tantangan dalam topik dan bersiaplah untuk bertanya kepada orang yang diwawancarai bagaimana mereka dapat diselesaikan.
Dapatkan seseorang yang memiliki reputasi baik
Sekarang Anda memiliki gagasan yang bagus tentang orang yang Anda wawancarai yang ingin Anda rekrut, temukan seseorang dengan reputasi baik. Jangan hanya setuju untuk mewawancarai sepupu seseorang yang Anda temui di sebuah pesta. Lihatlah kredensial mereka. Buka situs web, akun media sosial, atau blog Anda. Lakukan pra-wawancara untuk memastikan mereka dapat berbicara dengan cerdas tentang topik yang ingin Anda tanyakan kepada mereka.

Siapkan pertanyaan terlebih dahulu
Mulailah dengan jurnalisme 5 Ws dan 1 H: siapa, apa, di mana, kapan, mengapa dan bagaimana. Sebagai contoh:
- Apa itu lemari kapsul dan apa manfaatnya?
- Siapa yang paling diuntungkan dari lemari pakaian kerja?
- Di mana seseorang bisa pergi untuk membangun lemari pakaian kapsul?
- Kapan waktu terbaik untuk membeli potongan kapsul?
- Mengapa lemari kapsul bermanfaat?
- Bagaimana Anda merencanakan kabinet kapsul?
Kirim pertanyaan Anda ke orang yang diwawancarai terlebih dahulu. Anda bahkan dapat meminta mereka membalas melalui email jika mereka merasa lebih nyaman dengan itu. Ketahuilah bahwa jika Anda melakukan wawancara secara langsung, melalui telepon, atau panggilan video, Anda juga akan mengajukan pertanyaan lanjutan.
Temukan alamat baru
Jika ini wawancara lisan, cari tempat-tempat dalam percakapan untuk menyimpang dari garis singgung. Sebagai contoh, misalkan Anda bertanya kepada ahli lemari pakaian kapsul Anda, "Mengapa kabinet kapsul bermanfaat?" dan mereka menjawab: "Di satu sisi, itu dapat membantu Anda menentukan gaya pribadi Anda." Anda dapat mengambil kesempatan untuk memulai percakapan paralel tentang gaya pribadi dan pentingnya dalam membuat keputusan pembelian pakaian.
Pastikan bahwa jika Anda menyimpang dari garis singgung, Anda mengembalikan percakapan ke pertanyaan yang direncanakan. Ingat, orang yang diwawancara akan mengikuti petunjuk Anda, jadi selalu arahkan dia ke informasi yang ingin diketahui oleh pembacanya.
Ajukan pertanyaan tindak lanjut
Wawancara tidak harus sekadar pertanyaan dan jawaban. Ini bisa lebih berupa percakapan, seperti Anda sedang berbicara dengan seorang teman tentang minat bersama. Misalnya, Anda bertanya, "Apa manfaat dari lemari kapsul?" dan orang yang diwawancara menjawab: "Menghilangkan kekacauan, mengurangi pengambilan keputusan dan lebih baik bagi lingkungan." Anda mungkin menjawab, "Bagaimana itu lebih baik bagi lingkungan?"
Terkadang jawaban terbaik untuk wawancara datang dari pertanyaan-pertanyaan tindak lanjut tersebut. Ini khususnya benar jika orang yang Anda wawancarai sedikit pemalu. Anda mungkin perlu terus bertanya sebelum memberi tahu Anda hal-hal yang paling berharga.
Singkatnya
Siap untuk sesuatu yang baru di blog Anda? Mewawancarai tamu adalah cara yang bagus untuk memberi pembaca Anda suara yang berbeda, beberapa ide baru, dan mungkin sudut pandang yang berbeda pada topik reguler Anda. Wawancara memang tidak sulit, tetapi memang membutuhkan sedikit pemikiran dan persiapan. Gunakan tips di atas untuk mendapatkan informasi terbaik saat mewawancarai tamu untuk blog Anda.
