Iklan
Sains dan teknologi telah membantu ilmu kedokteran mengatasi banyak masalah dan membuka sejumlah hambatan. Kami telah melihat organ buatan dalam aksi dan menyaksikan jantung buatan menyelamatkan hidup pasien. Secara alami, langkah selanjutnya adalah membuat darah yang sintetis. Walaupun sudah terjadi sebelumnya, tetapi kali ini tujuannya adalah untuk menemukan darah yang dapat digunakan untuk transfusi darah. Ini akan sangat membantu umat manusia karena banyak pasien menderita karena golongan darah yang tepat tidak tersedia pada waktu yang tepat di tempat yang tepat.
Wellcome Trust telah menunjuk tim ilmuwan yang bekerja untuk mencapai tujuan mempersiapkan darah buatan menggunakan sel induk. Hasilnya siap untuk diuji pada manusia yang membutuhkan transfusi, dan spekulasi menunjukkan bahwa penelitian ini juga akan memungkinkan produksi massal darah. Jadi bagaimana cara kerjanya? Pertama, sel dikumpulkan dari tubuh manusia, dan sel induk dibuat menggunakan proses yang dapat dianggap sebagai “memutar kembali.” Selanjutnya, kondisi dalam tubuh manusia ditiru, menyebabkan sel induk menjadi sel darah merah. Penelitian diarahkan pada darah tipe O, karena merupakan golongan darah donor universal.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, kali ini produk jadi memenuhi standar transfusi yang diperlukan untuk manusia. Uji klinis manusia pertama akan dilakukan pada akhir 2016 atau awal 2017. Penelitian ini juga akan memfasilitasi produksi darah skala besar, yang pada akhirnya membantu rumah sakit mengatasi kekurangan darah. Satu-satunya reservasi adalah kenyataan bahwa proses ini harus sangat efisien dan cepat, karena di AS saja, transfusi melibatkan 14 juta unit darah dan satu unit darah mengandung satu triliun sel darah merah.
Proses yang digunakan dalam Wellcome Trust bukanlah jenis yang dapat digunakan pada skala industri, tetapi kami berharap penelitian ini akan terbukti bermanfaat ketika sampai pada metode yang layak ketika datang ke produksi massal.
Iklan
