Cara Membuat Website Atau Blog Pada Tahun 2020 - Panduan Gratis Dan Mudah Untuk Membangun Website

Sejumlah besar air ditemukan di Mars dan juga di ujung jari Anda

Para ilmuwan telah menemukan endapan air yang sangat besar dalam bentuk es yang sangat dekat dengan permukaan Mars. Ini adalah salah satu penemuan yang bisa sangat bermanfaat untuk misi eksplorasi masa depan ke Mars. Penemuan ini, dipimpin oleh Colin Dundas dari US Geological Survey di Arizona, diterbitkan dalam jurnal Science. Penelitian dan penemuan dibuat menggunakan HiRISE (Eksperimen Pencitraan Ilmiah Resolusi Tinggi) di Mars Reconnaissance Orbiter.

Para ilmuwan menemukan delapan lokasi garis lintang tengah di mana kerikil, tebing curam, atau tebing telah terkikis dan memperlihatkan potongan es yang besar. Di beberapa daerah, es itu mencapai 100 meter menurut mereka. Es mulai 1 hingga 2 meter di bawah permukaan, yang tidak terlalu dalam dan mudah diakses.

Hal lain yang menarik tentang es ini adalah bahwa ia bukan lapisan tunggal tetapi memiliki banyak lapisan di bawahnya, seperti halnya bumi memiliki lapisan sedimen. Ini juga menunjukkan bahwa sejarah Mars dapat diperoleh dari daun-daun ini dan periode geologis yang berbeda dapat dipelajari di atasnya.

Dundas mengatakan kepada IFLScience: “Ini memberi kita jendela yang jauh lebih rinci ke dalam struktur vertikal dari beberapa lapisan es Mars, dan menunjukkan bahwa mereka hanya memiliki lapisan puing tipis dan, dalam beberapa kasus, lapisan tipis. Poin kuncinya adalah ada lapisan es di Mars yang bisa terkubur sangat sedikit. “

Mars telah ditemukan memiliki es air, namun penelitian ini menunjukkan seberapa dekat es itu dengan permukaan di daerah lintang tengah Mars. Ini dapat membuatnya dapat diakses untuk misi eksplorasi di masa depan, misalnya, penjelajah Eropa ExoMars pada awal 2021. Ini juga akan mencakup latihan yang bisa mencapai 2 meter di bawah permukaan. Lembaran yang dibuka oleh Dundas dan timnya sangat curam, yang berarti es kuat di daerah itu. Kurangnya kawah di daerah itu juga menunjukkan bahwa itu sangat muda dan belum melewati tonggak sejarah jutaan tahun.

Di beberapa tempat, bongkahan batu besar terlihat jatuh dari es. Ini menunjukkan bahwa erosi sedang terjadi dan es mencair beberapa milimeter setiap musim panas. Ini juga bisa menjadi hasil dari sublimasi, karena es tidak meleleh dan berubah menjadi air, melainkan berubah menjadi gas di lingkungan Mars yang bertekanan rendah. Di masa depan, misi eksplorasi ke Mars dapat menggunakan es di sana dan menggunakannya sebagai sumber daya yang dapat dikonsumsi atau bahkan sebagai bahan bakar. HiRISE hanya menangkap 3% dari permukaan. Mungkin akan ada penemuan yang lebih inovatif segera.

Tim menulis tentang misi yang mengatakan, “Es ini diperkirakan akan … menyimpan catatan sejarah iklim, memengaruhi kelayakhunian planet ini, dan mungkin menjadi sumber daya potensial untuk eksplorasi di masa depan.”

Table of Contents