Cara Membuat Website Atau Blog Pada Tahun 2020 - Panduan Gratis Dan Mudah Untuk Membangun Website

Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa planet itu bulat? Ini dia…

Salah satu kriteria yang didefinisikan oleh para astronom untuk mengidentifikasi sebuah planet adalah bentuknya yang bulat. Sebuah planet dibedakan dari benda-benda astronomi berbentuk tidak teratur lainnya dengan bentuk bulat dan bulat sempurna. Inilah tepatnya mengapa kategori baru yang disebut ‘planet kerdil’ diperkenalkan ketika Pluto diturunkan dari keadaan sebuah planet. Pluto terlalu mirip planet yang tidak bisa disebutkan namanya.

Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa planet itu?Sumber Gambar: Space Image Gallery

Pertanyaan besarnya adalah: Mengapa planet itu bulat? Mengapa mereka tidak mengambil bentuk lain?

Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini dapat disimpulkan dalam satu kata: Gravity!

Pembentukan planet adalah hasil dari aglomerasi material di ruang angkasa untuk membentuk tubuh yang lebih besar di bawah pengaruh gaya tarik gravitasinya. Ketika massa tubuh mencapai titik kritis, gaya gravitasi mengatasi sifat struktural bahan komposit dan karenanya mereka mulai berubah bentuk.

Planet di atas nebula di luar angkasa.  Elemen gambar ini dilengkapi oleh NASA.Sumber Gambar: iStock

Pusat gravitasi tubuh menarik batu, gas, dll. Dan pada akhirnya, materi diubah menjadi bentuk paling sederhana yang dapat menemukan atau melepaskan semua gaya yang bekerja padanya: Sebuah bola!

Pembentukan planet bola membutuhkan waktu lama. Pusat gravitasi menjadi pusat fisik baru planet ini. Hanya benda-benda yang menganggap massa bola cukup besar ditempatkan di bawah kategori planet.

Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa planet itu?Sumber Gambar: Space Image Gallery

Selain Pluto, benda bulat besar lainnya di luar angkasa termasuk bulan-bulan Bumi dan juga Pluto (Charon). Planet kerdil di sabuk asteroid, yang disebut Ceres, juga memiliki bentuk bulat. Jika semua benda ini adalah planet, maka kita akan memperlakukan Bumi dan Bulan sebagai sistem planet biner.

Inilah sebabnya mengapa kategori ‘planet kerdil’ diperkenalkan. Semua benda berbentuk bola di ruang angkasa yang tidak cukup besar untuk membentuk domain gravitasi di wilayah orbitnya termasuk dalam kategori ini. Bulan dipengaruhi oleh Bumi dan Charon oleh Pluto. Objek Sabuk Kuiper dekat dengan Pluto, sementara Ceres tidak dapat menjatuhkan asteroid.

Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa planet itu?Sumber Gambar: Space Image Gallery

Sebagian besar benda menganggap bentuk bola dalam radius hampir 200-300 kilometer. Kisaran ini disebut Radius Kentang karena pada jari-jari ini, tubuh mulai kehilangan bentuk kentangnya. Dan itu sebabnya planet-planet itu bulat!

Table of Contents